Waspadai Terlalu Gemuk Saat Hamil

Jika Anda bertubuh "subur" dan berencana untuk punya momongan, sebaiknya turunkan dulu berat tubuh Anda. Menurut National Institute for Clinical Excellence (Nice), penurunan berat badan ini penting untuk menghindari komplikasi selama kehamilan dan persalinan kelak.

Meskipun wanita gemuk dapat memiliki bayi yang sehat, menurut mereka, bukti menunjukkan terdapat lebih banyak risiko yang terkait dengan kehamilan pada wanita yang memiliki BMI lebih dari 30. Termasuk di dalamnya adalah gangguan toleransi glukosa, diabetes kehamilan, keguguran, pre-eklampsia, dan bahkan hingga kematian ibu. Obesitas juga bisa berimplikasi pada berat badan bayi.

"Seorang bayi yang lahir dari ibu yang obesitas juga beresiko tinggi dari kelainan bawaan," kata Lucilla Poston, peneliti Nice. "Karenanya kami merekomendasikan diet seimbang, pemperbanyak buah dan sayuran untuk wanita hamil."


Menurutnya, perempuan hanya perlu makan makanan ekstra 200 kalori per hari saat hamil, yang setara dengan sandwich rendah lemak. "Yang perlu diatur adalah frekuensi makan, karena perempuan hamil gampang lapar," ujarnya.


Ia juga menyarankan mereka mengurangi minuman manis, seperti coke dan jus buah dengan ekstra gula. "Mereka membutuhkan banyak air, tapi bukan minuman yang manis-manis," ujarnya.


republika.co.id

item