Tips Membaca Label Shampoo dan Petunjuknya

ImageUntuk menghasilkan rambut indah dan sehat yang membuat anda lebih mudah, tidak heran wanita menghabiskan banyak waktu untuk memperindah rambut mereka, kini banyak pilihan perawatan yang tersedia di pasaran, mulai dari yang sederhana sampai yang njelimet.


Seberapa rumitnya Anda merawat rambut, shampoo selalu hadir dalam tahapan pertama di setiap perawatan rambut. Keramas sendiri atau di salon, tidak masalah. Hal yang paling penting Anda perhatikan ialah kandungan zat kimia yang terdapat dalam shampoo yang Anda gunakan.


Semua produk shampoo selalu mencantumkan komposisi yang ada di dalamnya. Sayangnya, tak banyak yang memahami arti dari zat-zat kimia berbahasa sains itu. Berikut ini penjelasan arti zat-zat yang terkandung dalam isi botol shampoo Anda.


1. Air


Air selalu dicantumkan pertama kali dalam label shampoo. Dalam setiap produk shampoo terdapat 80% air yang membuat komposisi lain tercampur dengan baik.


2. Sodium Citrate


Kandungan ini mampu menghilangkan debu, minyak, dan kotoran pada rambut, sehingga rambut nampak lembut dan bersinar. Sodium Citrate menjaga level kandungan pH dalam shampoo saat Anda membaurkannya ke seluruh rambut.


3. Ammonium Lauryl Sulfate


Kandungan ini memiliki 2 variasi lain, yaitu Ammonium Laureth Sulfate dan Sodium Lauryl Sulfate. Zat ini merupakan bagian terpenting dalam shampoo, yang bertugas melakukan pembersihan di seluruh rambut. Bahasa sederhananya, ya, deterjen.


4. Cocamoide DEA, MEA atau TEA


Istilah lainnya, Cocamidopropyl Betaine. Zat inilah yang menghasilkan busa setiap Anda meremas rambut Anda yang telah diolesi shampoo. Kandungan ini juga melembabkan dan menebalkan formula shampoo agar mudah dituang ke atas rambut.


5. Glycol Distearate (Stearate)


Stearate mengandung lilin yang membuat cairan shampoo nampak berkilau dan mudah dituang dari botol.


6. Polyquaternium (Quaternium)


Selain terdapat dalam produk shampoo, kandungan ini juga ditemukan di produk pelembut pakaian. Jangan khawatir, karena fungsi produk ini memang untuk melembutkan dan mengentalkan shampoo.


7. Panthenol


Panthenol mengandung vitamin B yang bekerja luar dan dalam. Zat ini mempertahankan kelembaban rambut dan membantu shampoo untuk lebih menyerap ke dalam kutikula.


8. Cetyl, Oleyl, Stearyl Alcohol


Anda mungkin akan terkejut dengan istilah alkohol dalam zat ini. Jangan dulu was-was, karena alkohol yang satu ini dapat menghilangkan rambut yang kusut dan memudahkan Anda untuk menyisir, walau hanya dengan jari.


Alkohol dalam zat ini menempel di lapisan luar rambut dan berfungsi sebagai pelumas agar rambut tidak mudah kusut.


9. Octyl Salicylate (PABA)


Sering disebut anak layangan karena rambut coklat kemerahan seperti anak-anak yang senang main layangan di bawah panasnya matahari? Formula yang satu ini amat penting untuk membuat warna rambut tahan lama. PABA berfungsi sebagai payung yang melindungi rambut Anda dari pengaruh buruk sinar matahari yang membuat rambut menjadi kemerahan.


10. Dimethicone atau Cyclomethicone


Kedua zat ini mengandung minyak silicon yang berfungsi melembutkan kutikula rambut, membuat rambut lebih tebal dan bersinar. Formula ini juga membuat rambut lebih mudah disisir, terutama bagi Anda yang berambut keriting.


11. Absorbic Acid atau Citric Acid


Hampir sama seperti Dimethicone dan Cyclomethicone, zat ini juga berfungsi menghaluskan kutikula dan menambah kemilau pada rambut. Bedanya, khasiat ini dihasilkan dari vitamin C yang ada di dalamnya.


12. Nut Oil atau Shea Butter


Pernah melihat seorang nenek yang rajin mengoleskan rambut panjangnya dengan minyak kelapa? Nut Oil alias minyak kelapa merupakan bahan alami yang kaya pelembab, yang mampu mengunci air di bagian dalam rambut untuk menjaga kelembabannya.


tabloidbintang.com

Related

Lifestyle 6422445518240511010
item