Tidur Sebentar vs Ngopi, Mana yang Bener?
http://blogkesehatankeluarga.blogspot.com/2012/07/tidur-sebentar-vs-ngopi-mana-yang-bener.html
Riset yang dikutip dari pemberitaan sheknows.com ini mengambil 12 pemuda berusia 20-25 tahun serta 12 orang tua berusia 40-50 tahun. Para peserta diminta untuk berkendara sejauh 125 mil pada malam hari antara pk 18.00 - 19.30. Kemudian, untuk mengetes perbedaan efek kopi dan tidur siang, sesudah berkendara petang itu, sebagian peserta diberi secangkir kopi dengan kandungan 200 mg kafein, sedang sisanya diminta untuk tidur selama 30 menit. Sesudah itu, para peserta diminta berkendara lagi pada pukul 2.00 - 3.30 pagi. Hasilnya, peserta yang mengkonsumsi kopi menemukan dirinya merasa lebih mengantuk saat berkendara jika dibanding mereka yang tidur sebentar.
Dari hasil riset tersebut, tampak jelas bahwa manfaat tidur sebentar tidak bisa dipandang remeh. Ada khasiat lebih dari tidur sebentar yang bisa membantu tubuh kita kembali segar sehingga siap untuk melakukan aktivitas berikutnya.
Jadi, bila Anda merasakan kepenatan dan kantuk yang luar biasa, ada baiknya Anda meluangkan sedikit waktu untuk memejamkan mata sebelum melanjutkan aktivitas kembali. Dijamin, Anda akan lebih produktif dan konsentrasi setelah bangun.