Tidur Siang Bikin Rugi, Kenapa?
Bagi Anda yang mungkin tak bekerja di kantor, bekerja fleksibel atau lebih banyak stay di rumah, tidur siang mungkin sudah menjadi kebiasaan. Ya, nyaman memang sepertinya, apalagi didukung dengan suasana hujan deras yang semakin membuat tidur jadi pulas. Namun, sebaiknya Anda mempertimbangkan kembali kegiatan tidur siang Anda. Kenapa?
Sebuah studi dilakukan pada 20.000 orang di Australia. Mereka adalah orang-orang yang rutin tidur siang. Dan hasilnya, ada sebuah kecenderungan bahwa mereka yang tidur di siang hari (rutin) mudah terserang diabetes tipe 2. Wah benarkah?
Ya, benar! Seperti dikutip dari geniusbeauty, 36% mereka yang rutin tidur siang cenderung mengalami diabetes. Apabila seseorang telah mengidap diabetes, mereka juga cenderung mengalami penyakit jantung atau hipertensi. Dan tentu saja kesehatan mereka terancam jika pola makan mereka sembarangan dan tidak diatur.
Mungkin tak sepenuhnya tidur siang ini menjadi alasan utama mereka mengidap diabetes, masih ada hal lain yang perlu dipertimbangkan. Seperti misalnya, kebiasaan makan, menu yang disantap, snacks, atau asupan gula sehari-hari. Namun coba Anda bayangkan, setelah Anda menyantap aneka makanan tadi, Anda tak juga beranjak melanjutkan kegiatan dan malah asyik tidur sampai sore. Asupan makanan tadi tentu tak akan terbakar menjadi energi, namun tertimbun pada tubuh dan menjadi lemak.
Coba saja ukur pinggang Anda, dan cubit perut Anda. Apakah terasa seperti sedang mencubit bantal? Nah, itulah tumpukan lemak yang Anda simpan akibat tak terlalu banyak bergerak. Tak hanya tersusun oleh lemak saja, di sana juga ada tumpukan glukosa yang tak ikut terbakar menjadi energi. Di sinilah akhirnya Anda cenderung memiliki potensi mengidap diabetes. Dan jika lemak tersebut sampai ke jantung, maka penyakit jantung sudah pasti mengincar Anda.
Bagaimana dengan anak-anak?
Anak-anak sendiri pada umumnya memang membutuhkan istirahat yang lebih dari orang dewasa. Karena dengan beristirahat, tulang mereka akan tumbuh dengan sempurna. Dan mereka memang membutuhkan istirahat untuk mengumpulkan kembali tenaga mereka.
Sedangkan Anda yang dewasa, lebih baik melakukan kegiatan yang dapat membakar energi. Kecuali di saat sakit atau masa pemulihan. So, cermat mengatur asupan makanan dan melakukan kegiatan bermanfaat yuk!